Permainan atau game yang tepat sangat menentukan tumbuh kembang balita usia 2 tahun. Akan tetapi, permainan saja tidak cukup. Sebagai orang tua, ibu pasti ingin memiliki anak yang cerdas juga, bukan? Oleh sebab itu, penting sekali bagi ibu untuk mencari ide belajar sambil bermain untuk balita usia 2 tahun.
Sebelumnya mencari ide tentang permainan yang juga bisa membuat si kecil belajar tentang hal yang baru, ibu perlu mengerti tahap perkembangan balita 2 tahun itu seperti apa.
Perkembangan Balita 2 Tahun
Pada usia si kecil yang menginjak 2 tahun, banyak perkembangan yang terjadi. Ia tidak lagi belajar berjalan. Karena umumnya balita 2 tahun sudah bisa berlari.
Balita usia 2 tahun sudah bisa mulai belajar berbicara. Oleh sebab itu, ibu harus mencari ide permainan yang bisa menstimulus si kecil untuk belajar bicara.
Selain itu, gerakan motorik kasar dan halusnya pun sudah mulai terasah dengan baik. Ia tidak lagi kesulitan untuk memegang benda tertentu. Dan ini harus ibu manfaatkan agar perkembangan balita ibu lebih optimal.
Namun, karena bukan hanya permainan saja yang ibu sedang cari tapi bagaimana agar si kecil belajar suatu hal yang baru, maka ibu perlu mencari ide bagaimana si kecil bermain dan juga belajar.
Dari penjelasan tersebut di atas di mana balita sudah mulai belajar bicara serta kemampuan gerakan motorik kasar dan halus juga sudah bagus, kira-kira permainan edukatif seperti apa yang sesuai untuk balita usia 2 tahun?
Match Game
Match game atau permainan mencocokkan merupakan permainan yang tepat untuk memaksimalkan perkembangannya dalam hal berbicara dan juga mengasah kemampuan motorik halusnya.
Ada banyak sekali match game yang bisa ibu beli di toko-toko bermainan. Atau, ibu juga bisa membuatnya sendiri lho.
Salah satu ide yang bisa ibu coba adalah mengajarkan si kecil untuk mencocokkan warna. Siapakan selembar kertas karton. Buatlah beberapa lingkaran di mana masing-masing lingkaran diwarnai dengan warna yang berbeda-beda. Kemudian, siapkan juga beberapa lembar kertas dengan warna-warna sesuai lingkaran. Jika sudah siap, ibu bisa mengajarkan si kecil untuk mengumpulkan kertas sesuai dengan warna lingkaran. Sambil mencocokkan, ibu bisa mengajarkan mengucapkan warna.
Menarik, bukan? Jadi, selain mengasah kemampuan motoriknya, si kecil juga sekaligus belajar membedakan warna serta mengucapkan berbagai jenis warna.
Bernyanyi dan Menari
Apakah tidak terlalu sulit jika balita usia 2 tahun diajarkan bernyanyi dan menari? Kelihatannya memang terlalu sulit. Akan tetapi, secara naluri, balita usia 2 tahun itu suka permainan yang berkaitan dengan gerakan.
Dengan bernyanyi dan menari, setidaknya ada dua hal dipelajari oleh si kecil. Ia belajar berbicara karena ia menirukan lagu yang ia dengar.
Selain itu, yang kedua, ia juga belajar menyeimbangkan diri karena tarian itu tidak hanya sekedar gerakan saja tapi juga berhubungan dengan keseimbangan tubuh.
Dan ibu harus tahu ketika balita sudah diajarkan tentang musik, maka otak kanan akan berkembang sangat optimal.
Apakah ada permainan lain yang sekaligus membuat si kecil belajar? Tentu banyak sekali. Ibu sudah tahu bawasannya balita usia 2 tahun itu mulai belajar berbicara dan juga melakukan gerakan motorik kasar dan halus. Dengan patokan tersebut, sebenarnya ibu bisa menciptakan sendiri permainan yang membuat si kecil bermain dan juga belajar.
Ditampilkan sebanyak : 722