
beritaLibur Jangan Cuma Menonton TV(Posted:2007-10-19 00:47:00) ![]() Memang sih, TV adalah sarana hiburan yang paling praktis di masa liburan. Namun, tak semua tontonan TV memberi manfaat yang baik bagi pemirsa kecilnya. Menurut para peneliti dari University of Washington, AS, Rupin R. Thakkar, Michael M. Garrison, dan Dimitri A. Christakis, tayangan TV memberikan keterampilan belajar bagi anak-anak. Masalahnya adalah, apakah pelajaran itu baik atau buruk. Diberitakan bahwa TV dapat memberikan pengetahuan praktis lifeskill, pengenalan angka dan abjad, contoh perilaku prososial seperti cara berkomunikasi, cara memperlakukan orang lain, cara berbicara, dan sebagainya. Selain itu, ada aspek lain yang dicontohkan TV, yaitu sikap terhadap ras atau suku lain, serta pengaturan diri. Masalahnya adalah, bila anak dibiarkan menonton tayangan sinetron Indonesia yang lebih banyak buruknya misalnya, betapa banyak ‘pelajaran’ yang akan diserapnya, seperti berbicara kasar, merendahkan orang lain, kekerasan terhadap orang yang lebih lemah, dan sejumlah hal negatif lainnya. Bahkan, tontonan animasi atau kartun pun, belum tentu terlepas dari segi kekerasan (ingat ada tokoh kartun yang terus-terusan bernasib sial ketika dipukul terus-menerus sampai gepeng, lalu kembali normal?). Tayangan-tayangan ini tentu akan menjadi bahan pelajaran yang mudah diingat anak, serta memicu perilaku dan sifat agresif anak. Nah, bagaimana bila mulai sekarang Anda terbiasa menyensor dan memilihkan tayangan TV buat anak-anak Anda di rumah? berita lainnya :
Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang artikel ini Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman Tweet |
|